Croissant yang baik adalah hasil dari kesabaran dan teknik. Sekilas terlihat sederhana, namun di balik lapisan-lapisannya yang renyah tersimpan proses yang panjang dan teliti.
Adonan yang Dilaminasi
Croissant menggunakan teknik laminated dough — adonan ragi yang dilipat berulang kali bersama lapisan butter dingin. Proses ini biasanya membutuhkan 3–4 kali lipatan dengan waktu istirahat di lemari es di antara setiap lipatan. Total prosesnya bisa memakan waktu 1–2 hari.
Setiap lipatan menciptakan lapisan-lapisan tipis (lamella) yang saat dipanggang akan mengembang dan menghasilkan tekstur yang renyah di luar namun lembut dan berongga di dalam.
Pilihan Butter yang Tepat
Kualitas butter sangat mempengaruhi rasa croissant. Kami menggunakan butter dengan kadar lemak tinggi yang memberikan rasa kaya dan aroma harum yang khas. Butter murah dengan kandungan air tinggi hanya akan membuat adonan lembek dan tidak berlapis dengan baik.
Dipanggang Fresh Setiap Pagi
Croissant terbaik adalah yang baru keluar dari oven. Kami memulai proses pembuatan dari malam sebelumnya dan memanggang setiap pagi agar kamu bisa menikmati croissant yang masih hangat dan renyah sempurna.
Padukan dengan Kopi yang Tepat
Croissant butter kami paling nikmat dipasangkan dengan cappuccino atau flat white — keasaman ringan espresso berpadu cantik dengan lemak butter yang kaya. Atau coba dengan lemon honey tea untuk kombinasi yang lebih ringan dan menyegarkan.